Buang Separuh Jiwamu! Dapatkan Separuh Agamamu

Bagian satu dari dua tulisan tentang separuh jiwa.

#‎Muslimah‬
***
Separuh jiwa

Apa yang pertama anda pikirkan saat mendengar kata ‘Sale’ atau ‘Diskon’?

Beberapa pembaca mungkin teringat wanita. Mereka adalah makhluk yang paling mudah tergoda dengan mantra sakti ini. Lihatlah sudut pusat perbelanjaan yang dipenuhi gerombolan wanita di sela-sela rak dagangan yang ditulisi kata ‘SALE’ dengan warna merah menyolok.

Rasanya tidak ada yang salah jika wanita begitu mudah tergoda dengan dua mantra sakti yang banyak digunakan pelaku bisnis ritel ini. Yang membuat saya miris justru kecenderungan wanita, beberapa diantaranya saudara muslimah kita yang men-diskon harga dirinya. Menurunkan harga dirinya cuma bernilai separuh jiwa, jauh lebih murah dari nilai yang sudah diberikan Allah dan Islam kepada mereka.

Berapa banyak saudara kita yang tergoda saat seorang lelaki mengatakan dia sebagai separuh jiwanya. Seperti juga Retno, yang mukanya bersemu merah bersimbah air mata bahagia, seperti embun pagi di atas tomat ranum, saat Andi merayu dengan rayuan gombal penggalan lagu, “Karena … separuh aku adalah dirimu ….” Seraya berlutut dan menggenggam jemarinya.

Kejadian selanjutnya bisa diduga.

Hati berdegup bahagia, pandangan kabur seolah semua memudar dan cuma jadi background. Dunia berhenti berputar. Setan pun tertawa bahagia karena kedua anak manusia itu berpelukan kemudian terjebak dalam perbuatan dosa.

Di sebuah Kafe di sudut kota, sekelompok perempuan muda berhijab berteriak dan menari histeris saat penyanyi pujaannya membawakan lagu,

Dengar laraku
Suara hati memanggil namamu
Karena separuh aku
Dirimu … [1]

Mereka terpesona. Mereka tersihir. Bergoyang dan mengangkat tangan serentak ke udara seperti gerombolan kaum pagan mengagumi berhala pujaannya.

Saudara muslimahku,

Begitu kecilkah dirimu, cuma bernilai separuh jiwa lelaki. Padahal nilaimu dalam dalam Islam adalah perhiasan paling baik yang bisa didapat dari dunia dan seisinya, “Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah istri shalehah.” (HR. Muslim dan Ibnu Majah)

Sahabat Muslimahku,
Bangkitlah. Katakan kepada lelaki yang menganggap engkau sebagai separuh jiwanya untuk segera meng-khitbah dan menjadikanmu sebagai istrinya. Sampaikan padanya bahwa dia bisa mendapatkan lebih dari separuh jiwa karena nilai istri shalehah adalah separuh agama untuk laki-laki beriman.

“Barangsiapa diberi istri yang shalehah, sesungguhnya ia telah diberi pertolongan (untuk) meraih separuh agamanya. Kemudian hendaklah ia bertakwa kepada Allah dalam memelihara separuh lainnya.” (HR. Thabrani dan Hakim).
Mana yang anda pilih sekarang. Separuh jiwa atau separuh agama?

Tunggu apa lagi. Bergegaslah … temui lelakimu sekarang! Atau kau akan tetang ‘digantung’ dan bernilai separuh dunia.
***
Trm. 10.08.15

[1] Lirik lagu ‘Separuh Jiwa’ dari Noah

Iklan

Terima kasih sudah memberi komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s