Humor Garing Seputar LGBT

Humor LGBT

Confidential File : US Army Virginity Test

#GagalWaras

Beberapa pembaca pasti masih ingat, heboh isu masalah uji keperawanan untuk kandidat Polisi wanita di POLRI beberapa waktu lalu.

Rupanya, test keperawanan serupa dilakukan juga bagi calon pasukan elit di negeri Paman Sam (gak pake Sudin). Uniknya, ujian tersebut dilakukan juga terhadap calon militer pria.

Legalitas dan kemenangan kelompok LGBT, kaum penyuka sesama jenis yang dalam beberapa waktu lagi berhasil mengibarkan eksistensinya, menyebabkan kelompok tersebut diijinkan masuk kedinasan dengan syarat mereka masih perawan. Hal tersebut karena pertimbangan stamina fisik mereka masih kuat dan prima.

Bejo D’rejo (Kelahiran Purworejo) wartawan harian #GagalWaras mendapat kehormatan dan diundang langsung ke lokasi pengujian calon taruna.
***
Jerry … coba kentut,” pinta seorang penguji.

Duuuttt … Duttt … Pret!!

Gelegar kentut calon taruna tersebut menggema di seluruh ruangan.

“Yes! … you are qualified enough to join our team. Congratulations. Kamu diterima.” teriak Kapten O’Color, petugas penguji dari US Army.

“Next! Your turn now, Jack.” Panggilan berikutnya untuk pria berambut keriting dengan tubuh sedikit tambun, “Give me your best shoot. Fart now!”

Psssssssshhhhh …. Shhhhhhhh!!

Nyaris tak terdengar, kecuali aroma hamburger busuk campur soda.

“I am Sorry, young man! You are disqualified.

***

Usai acara, wartawan kami yang penasaran dengan ujian sederhana tersebut bertanya, “Capt! Bagaimana anda bisa membedakan antara yang perawan dengan tidak. Cuma dari suara kentutnya?”

“Owwhhh … that’s simple and easy. Gay yang perawan pasti bunyinya nyaring. (maaf) Knalpotnya masih orsinil,” jelas O’Color sambil membetulkan kolornya.

“Kalo yang tidak?” tanya Bejo penasaran.

“You know laaa, pasti blong! Makanya kentut tanpa suara.”

“Anyway … you mau temenin eyke dinner nanti malam. I want to know you better,” ajak pria bule itu sambil mencolek pinggang dan mengedipkan mata, “I love your brown skin, sooooo! Exotic!” rayu Kapten penyuka sesama jenis tersebut

Braaaaaaak!

Bejo pun pingsan dengan sukses

ooOoo

Aku Mau Ikut LGBT, Mak!
alat musikKemenangan kaum Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender di Amerika bisa jadi membuat kelompok ini makin berani, termasuk di Indonesia. Selain kelompok ‘Gaya Nusantara’ dan ‘Arus Pelangi’ banyak kelompok penyuka sesama jenis maupun perorangan yang muncul ke permukaan, termasuk si Onih, gadis lugu dari pinggiran Jakarta.

“Mak! Aye pengen ikut LGBT, ya?” pintanya pada Mak Onah. Wanita tua itu baru saja melipat mukenanya lepas salat subuh tadi pagi.

“Naudzubilahi min dzalik! Nyebut, Neng! … Istigfar,” Dengan mata hampir loncat dari kelopaknya, “Subuh-subuh gini lo kerasukan jin pohon sawo, rupanye.”

“Aahhh, Emak. Neng serius … pan pengen jadi artis.”

“Emang Lo pikir, kalo pengen jadi artis harus ikut gituan dulu ape!?” Kesabaran Mak Onah hilang.

Guuuubraaaaak! …

Rekal bekas tadarus tadi malam pun mendarat di muka gadis semata wayangnya tersebut.

“Ihhhhhh … Emak! Bentar ngapa. Eneng jelasin dulu ….”

“Kagak perlu lo jelasin! Apan gua tau dari tipi. LGBT itu ‘jeruk makan jeruk’ Kaum Homo ntu, kan!. Lo mau dikutuk kayak kaum nabi Luth A.S. atau yang disapu gempa dan diabadikan Allah jadi patung

“Innalillahi …. amit-amit. Ini mah bukan nyang kaye gitu. Pan, Ane pengen jadi artis.” jelas Onih. Sekali ini dia merajuk di tengah tangisnya.”

“Artis lagi! … Artis lagi. Terus nyang lo maksud LGBT, ape lagi?”

“Ini LGBT nyang ade di Tebet, Mak! Les Gitar, Biola, dan Tari. Biar Neng bisa ikut audisi Ember Ikan Idol taon depan.”

“American Idol keleeees, Neng. Mentang-mentang babe lo juragan ikan.”

Percakapan mereka terhenti karena Mak Onah harus membuka pintu, ketika salam suaminya yang pulang dari musala, menggema dari halaman.

Budayakan tertawa dengan membaca Tulisan Humor lainya :

Punya humor atau pengalaman serupa? 🙂 Silahkan berbagi di kolom komentar

 0OO0

Iklan

Satu pemikiran pada “Humor Garing Seputar LGBT

Terima kasih sudah memberi komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s