Bolot Marketing Gaya Mbah Sri

image

Saat menulis catatan pendek ini, saya teringat artikel yang ditulis salah satu pengusaha jepang beberapa tahun yang lalu. Tentang kegigihan para ‘Street Seller’ (Baca : Pedagang Asongan) di pantai Kuta, Bali. Mereka demikian semangat, gigih, dan pantang menyerah karena penolakan

Kekaguman dia pada semangat para pedagang asongan dan pedagang kaki lima alias ‘Five Legs Marketers’ ( Lagi-lagi saya harus pake bahasa Inggris. Maaf sobat, karena ini memang artikel tentang marketing  ) telah menginspirasi dan meminta staf penjualan di perusahaannya untuk lebih ngotot lagi dalam menjual.

Saya sendiri sangat terinspirasi oleh gaya menjual Mbah Sri, penjual gorengan yang telah menjadi langganan saya sejak lima tahun lalu. Melihat cara dia menjual, mungkin lebih tetap jika menyebutnya sebagai ‘Bolot Marketing Strategy’.

Buat pembaca yang menyernitkan dahi karena belum tahu apa yang dimaksud dengan ‘Bolot Marketing’ silahkan simak adegan berikut, lengkap dengan ‘Sales pitch script’ andalan Mbah Sri. (Inggris lagi)

***
Mbah Sri : “Buk! Beli gorengan, opo ora?”
Istri : “Nggaaak! Maaf, Mbah.”
Mbah Sri : “Yo wes, ta tungguin.”
Istri : “Nggak beli, Mbah. Sudah sarapan tadi.”
Mbah Sri : “Lha iya, Enak sarapan pake tempe goreng.”
Istri : “Maaf, Mbah ….”
Mbah Sri : “Iki lho, wes ta bungkusin lho, Buk!”

**
Adegan selanjutnya bisa ditebak.

Istri saya menyerah dan membuka pintu pagar untuk membeli tempe goreng yang di tawarkan Mbah Sri.

Adakah hikmah yang bisa diambil dari tulisan ini? Sepenuhnya tergantung anda.

Saya tidak bermaksud mengolok Mbah Sri. Ini semata kekaguman saya terhadap beliau. Walau usianya sudah tujuh puluh delapan tahun, dia masih bersemangat jualan gorengan dengan sepeda tua keliling kampung tanpa mengeluh. Kalau dia mau, bisa saja dia berdiam diri. Hidup nyaman dari tunjangan bulanan yang didapat dari anak-anaknya.

Pendengarannya yang sudah berkurang justru jadi berkah karena dia gak pernah mendengar penolakan yang diucapkan pembeli.

Semangatnya lebih alot dari tempe goreng yang dia jual. Bagaimana dengan kita? Kita yang masih muda dan sehat begitu mudah kalah dan menyerah.

Bangkitlah sahabat! Jangan melempen seperti gorengan Mbah Sri.
ooOoo
09.07.15
Gambar cuma illustrasi
Sumber gambar : cahaya1islam.blogspot.com

Posted from WordPress for Android

Iklan

3 pemikiran pada “Bolot Marketing Gaya Mbah Sri

Terima kasih sudah memberi komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s