Air Asia QZ 8501 dan Misteri hilangnya 119 pesawat

radar

sumber gambar idwikipediadororg

Ditengah suasana duka yang sedang melanda para keluarga korban penumpang Air Asia QZ-8501, keberhasilan tim BASARNAS beserta segenap pemerintah dan rakyat Indonesia merupakan prestasi luar biasa yang patut diacungi jempol karena tidak banyak pesawat hilang yang berhasil ditemukan kembali.

Data terakhir yang dirilis ASN ( Aviation Safety Network ) ini menunjukkan,  Sejak tahun 1938 hingga Desember tahun ini telah terjadi 119 kasus pesawat hilang, termasuk pesawat MH-317 milik Malaysian Airlines yang hilang Maret 2014 lalu dan belum diketemukan hingga sekarang. Kasus kehilangan jumah pesawat yang terbesar dalam sejarah tercatat pada tahun 1944 yang mencapai 24 kasus.Itu di luar kasus AirAsia QZ 8501 yang baru dilapirkan hilang.

Beruntung kejadian tersebut menurun drastis sejak tahun 1976 dengan rata-rata kejadian cuma 1-2 kasus kehilangan per-tahun. Bisa jadi, ini karena kemajuan tekhnologi penerbangan dan nagasi. Ironisnya dari 119 kasus kehilangan tersebut cuma 3 kasus yang berhasil diketemukan. Yang lainnya, mungkin akan tetap jadi misteri


TAHUN
JUMLAH PESAWAT PER TAHUN
HILANG DITEMUKAN KETERANGAN TAMBAHAN
1938 1 0
1943 14 0
1944 24 0
1945 11 0
1946 3 0
1947 3 0 British Aircraft
1948 4 0
1949 1 0
1949 1 0
1950 3 0
1951 2 0
1952 2 0
1953 1 0
1954 1 0
1957 1 0 US Airforce C97 – Maret 1957
1958 3 0
1959 1 0
1960 1 0
1961 2 0
1964 1 0
1965 2 0
1966 4 0
1969 2 0
1971 1 0
1972 3 1 Uruguayan Airforce – Oct 1972
1974 4 0
1976 2 0
1977 1 0
1978 2 0
1979 1 0
1980 1 0
1981 1 0
1983 1 0
1984 1 0
1985 1 1 Eastern Airline – Jan 1985
1986  1  0
1989  1  0
 1995  1  0
 1996  1  0
1997  1  0
 1999  1  0
2000  1  0
2002  1  0
 2003  1  0
 2007  2  1 Aero Space Sales & Leasing
2014  1  0 MH370 – Mar 2014
TOTAL  119   3  

Dari kejadian tersebut kita bisa mencatat kisah-kisah penemuan pesawat yang hilang sebagai berikut :

  • Agustus 1947 pesawat British Aircraft

Pesawat yang sedang dalam perjalanan dari Buenos Aires menuju Chili ini, menghilang di sekitar pegunungan Andes, Argentina. Sisa-sisa rongsokannya baru diketemukan lima puluh tahun kemudian, terkubur dalam sungai es yang membeku. sebelas orang meninggal dalam kecelakaan tersebut

  • Oktober 1972, Uruguayan Airforce

Lagi-lagi, keganasan pegunusan Andes di Argentina, memakan korban. Kali ini pesawat militer Uruguay – Uruguayan Airforce hilang dalam penerbangannya dari Uruguay menuju Chile. Lebih dari seperempat penumpang meninggal dalam kecelakaan tersebut. Sisanya meninggal karena udara dingin dan luka berat dan kelaparan. Reruntuhan pesawat baru diketemukan 72 jam kemudian, 16 orang yang selamat harus memakai bangkai temannya sendiri untuk bisa bertahan hidup sampai tim SAR menemukan mereka.

  • Januari 1985, Eastern Airline

Pesawat Eastern Airline dalam penerbangannya dari Paraguay menuju Miami, AS menghilang sebelum sempat mencapai tempat stop-over pertamanya di Bolivia. Bangkai pesawatnya baru diketemukan dua puluh tahun kemudian oleh para pendaki gunung di pegunungan Illimani. 19 penumpang dan 10 awak kabin meninggal dalam tragedi tersebut.

  • September 2007, Steve Fasset.

Petualang Amerika-Steve Fasset, dinyatakan hilang sesaat setelah lepas landas dari bandara pribadi di Nevada, AS. Pesawatnya baru di ketemukan setahun setelah kejadian setelah melawati serangkaian pencarian yang berkepanjangan.

  • Juni 2009, Airfrance

Pesawat Airfrance menghilang di atas samudra atlantic dalam penerbangannya dari Rio de Janeiro menuju Paris. Kejadian ini menewas 216 penumpanng dan 12 awak pesawat. Dalam lima hari proses pencarian petugas cuma menemukan beberapa serpihan pesawat. Runtuhan pesawat yang utuh baru bisa ditemukan dua tahun kemudian. Tahun 2012 lalu para penyelidik kecelakaan transportasi baru berhasil   menyimpulkan penyebab hilangnya pesawat. Kinerja sistem yang menentukan indikator kecepatan pesawat terganggu bongkahan es, sehingga sang pilot bereaksi dengan tidak tepat.

  • Maret 2014, Malaysia Airlines

Pesawat MH370 dalam penerbangan dari Kuala lumpur menuju Beijing, China menghilang diatas laut China selatan pada tanggal 8 Maret 2014 lalu. Menara kontrol kehilangan kontak kurang dari satu jam setelah pesawat take off untuk kemudian MH370 menghilang dari radar. Pesawat mengangkut 227 Penumpanga dan 12 awak pesawat. Delapan bulan berlalu setelah kejadian belum juga ditemukan petunjuk yang mengarah kepada lokasi jatuhnya pesawat kecuali tumpahan olie yang ditemukan oleh angkatan laut Vietnam dan diduda mengarah kepada jatuhnya pesawat tersebut.

Diluar kejadian-kejadian tersebut diatas, masih banyak kasus kecelakaan dan hilangnya pesawat yang menyisakan pertanyaan besar hingga saat ini, termasuk beberapa teori konspirasi yang menyebutkan kemungkinan pesawat Malaysian Airline MH370 dicuri agen rahasia Israel – Mossad, kemungkinan MH370 adalah pesawat yang sama dengan MH-17 yang ditembak jatuh di Ukraina maupun teori yang menyatakan bahwa pesawat tersebut di tangkap mahluk asing dari dunia luar.

Dintara beberapa teori konspirasi tersebut, yang paling parah, mungkin seperti yang di ungkapkan tabloid asal inggris-Sunday sport yang menyimpulkan kemungkinan pesawat MH370 tersebut berada di permukaan bulan. mirip berita konyol yang mereka rilis sebelumnya, tentang diketemukannya pesawat Bomber bekas perang dunia ke dua di permukaan bulan.

Sebelum diketemukannya bangkai pesawat Air Asia QZ-8501, teori nyeleneh dan gila semacam itu pernah pula diungkapkan tokoh paranormal indonesia Ki Joko BodohBodo, yang menyebutkan bahwa pesawat tersebut tersedot dan masuk ke pintu gaib di sekitar kepulauan Belitung.

Namun demikian, dari data kecelakaan dan kehilangan pesawat diatas sebagian besar diantaranya masih menjadi misteri, ini semakin membuktikan keterbatasan kita sebagai manusia untuk berhadapan dengan kekuatan sang maha pencipta :

  • Amelia Earhart, June 1937

Penerbang wanita pertama di dunia ini, hilang dalam usahanya untuk melakukan penerbangan  keliling dunia yang dijadwalkan akan menempuh jarak 46,671 kilometer. Pesawatnya hilang dalam rute penerbangan antara Papua New Guinea menuju kepulauan Howland, sebuah pulau kecil di Pacific.Transmisi radio yang terakhir dilakukannya adalah pada tanggal 2 Juli 1937 dan pesawatnya tidak pernah sampai di tujuan.

Percarian yang dilakukan dalam radius sejauh 647.497 kilometer persegi dan dikenal sebagai usaha pencarian terbesar dalam sejarah berakhir tanpa hasil. Beberapa dugaan yang muncul menyebutkan pesawatnya jatuh ke laut hingga menewaskan Amelia dan asistennya. Penumpangnya selamat tapi mati kehausan di suatu pulau kecil disamping ada juga yang menduga mereka selamat dan ditahan oleh tentara jepang karena mereka dianggap mata-mata,

  • British Airliner, Agustus 1947.

Pesawat berpenumpang sebelas orang ini, hilang dalam penerbangan dari Buenos Aires ke Santiago, Chile beberapa menit sebelum mendarat. Bangkai pesawat baru diketemukan terkubur dalam sungai es yang membeku 50 tahun kemudian oleh serombongan tim ekpedisi. Penelitian lanjutan terhadap mesin yang diketemukan tidak menemukan tanda-tanda kerusakan mesin sebelum terjadinya kecelakaan. Sampai saat ini kejadian tersebut masih tetap menjadi misteri.

  • Flying Tiger Line Flight 739, Maret 1962

Pesawat ini menngangkut 93 orang penasihat militer Amerika, tiga perwira militer  Vietnam selatan dan sebelas awak pesawat. Hilang antara Guam dan Philipina dalam penerbangannya menuju Vietnam. Bangkai pesawatnya tidak pernah diketemukan hingga sekarang, walaupun beberapa wakti mata melaporkan melihat jejak asap dan ledakan di udara pada saat pesawat tersebut hilang.

  • Pesawat Cargo Boeing 707, Januari 1979.

Pesawat ini kehilangan kontak dengan petugas air tranffic control 30 menit setelah takeoff. Pesawat tersebut dioperasikan oleh Airline dan Terbang dari Narita Airport Tokyo menuju Los Angeles dan ke Rio de Janeiro Brazil sebagai pemberhentian berikutnya. 153 Lukisan seharga 1.2 juta dollar beserta pesawat dan awaknya tidak pernah dapat diketemukan hingga sekarang dan tetap menjadi misteri.

  • EgyptAir Flight 990, Oktober 1999.

Pesawat yang terbang pada ketinggian 33 kilometer ini berjalan normal selama tiga puluh menit sebelum akhirnya tiba-tiba jatuh dan tenggelam di lautan Atlantik, 97 kilometer selatan Nantucket, menewaskan 217 orang penumpangnya. Pesawat terbang dari airport Jhon F Kennedy, Newyork menuju Kairo, Mesir.

Dari beberapa kasus kecelakaan pesawat yang terjadi. Bisa jadi jatuhnya pesawat Boeing 767 Jetliner ini merupakan kasus yang paling kontroversial. Pemerintah mesir ngotot mengatakan penyebab kecelakaan adalah karena kerusakan mesin, Sementara Badan Keselamatan Transportasi Amerika (NTSB) menyimpulkan bahwa co-pilot saat itu, Gameel al-Batouti sengaja melakuan bunuh diri, sebagai tindakan balas dendam kepada atasannya yang berada pada pesawat yang  dia awaki.Diduga Tindakan balas dendam ini dipicu rasa sakit hati karena dia diturunkan pangkatnya akibat pelecehan seksual yang dia lakukan.

  • Boeing 727 Florida Leasing Company, May 2003

Pesawat yang sedang menjalani perbaikan di Bandar Luanda, Angola ini tiba tiba meluncur ke runway dan melakukan take-off tanpa ijin dari pihak otoritas pelabuhan. Pihak berwenang menduga teroris bertanggung jawab atas tindakan ini atau semacam tindakan pemerasan asuransi. Pesawat beserta Pilot dan satu mekaniknya menghilang dan tak pernak ditemukan hingga kini.

  • Helio Airways Flight 522,August 2005

Banyak pihak yang percaya pesawat ini berhantu dan dikendalikan oleh makhluk astral. Dalam penerbangannya dari Cypruss ke Yunani, pesawat tiba-tiba keluar jalur dan sama sekali tidak memperdulikan pesan radio yang dikirim meminta penjelasan. Dua pesawat F-16 yang mengejar pesawat komersil tersebut mendapati bahwa kursi pilotnya dalam keadaan kosong, sementara co-pilotnya dalam keadaan tidak sadar dengan masker oksigen yang masih tetap menggantung di langit-langit kokpit. Semua penumpang membeku diatas kursinya karena suhu kabin saat itu mencapai minus 50 derajat celsius.

Pesawat tempur yang yang mengikuti pesawat tersebut terus mengikutinya hingga pesawat kehabisan bahan bakar dan menabrak gunung. Pihak berwenang di Yunani menyimpulkan bahwa pilot melakukan kesalahan karena meninggalkan sistem udara dan tekanan kabin dalam mode manual setelah pesawat lepas landas sehingga saat kabin kehilangan tekanan udaranya sistem tidak bekerja otomatis. Pilot terlambat menangkap signal saat kabin kehilangan tekanan dan oksigen. Tetap saja penjelasan itu tidak memuaskan pihak-pihak yang lebih percaya bahwa pesawat tersebut berhantu.

Semoga perkembangan tekhnologi di tahun-tahun mendatang bisa lebih mendukung keselamatan transportasi udara dan sanggup memecahkan kasus-kasus yang tetap jadi misteri ini.

Referensi :

http://www.howstuffworks.com
theweek.co.uk

BACA JUGA :

 

Iklan

4 pemikiran pada “Air Asia QZ 8501 dan Misteri hilangnya 119 pesawat

Terima kasih sudah memberi komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s