Penting diketahui tentang Ebola

tandaebola

Hal yang pengting diketahui tentang Ebola

Hampir setiap hari khabar mengenai Ebola menghias halaman utama media cetak, media elektronik maupun media online. Minggu-minggu ini popularitasnya hampir menyamai popularitas permainan Bola yang merupakan olahraga favorit sebagian besar penduduk dunia. Berhubung saya tidak begitu paham tentang Bola 🙂 (kagak nyambung yak) jadi dalam tulisan berikut saya akan sedikit berbagi tentang hal-hal yang penting diketahui tentang Ebola, meliputi virus Ebola, awal penularannya terhadap manusia, daerah penyebarannya, pengaruh budaya di Afrika terhadap pesatnya penyebaran virus Ebola dan yang lebih penting tentunya upaya kita dalam menghindari penyebarannya

Apakah itu Ebola

Ebola merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dimana gejala awalnya bisa berupa timbulnya demam yang iba-tiba, rasa letih dan lemah yang akut,sakit pada otot dan radang tenggorokan. Semua itu baru merupakan gejala awal, tahap berikutnya meliputi muntah-muntah diare dan dalam beberapa kasus terjadinya pendarahan, baik pendarahan dalam maupun pendarahan luar. Di tempat asalnya, penyakit itu pertama menjangkiti manusia melalui kontak dengan binatang
yang terinfeksi diantaranya Simpanse, Kelelawar buah (codot) dan Antelope/sejenis kijang di Afrika.

Berikutnya menyebar diantara manusia melalui kontak langsung dengan darah yang ter-infeksi, cairan atau organ tubuh atau secara tidak langsung melalui lingkungan yang sudah terkontaminasi. Bahkan prosesi pemakaman dari korban Ebola dapat beresiko terjadinya penularan jika terjadi kontak langsung antara pelayat dengan mayat di penderita.

Masa inkubsi virus Ebola dapat terjadi dalam waktu dua hari sampai tiga minggu walaupun masih sangat sulit didiagnosa karena gejalanya mirip dengan gejala penyakit lainnya. Penyakit tersebut sejauh ini sebagian besar menyebar di Afrika. Belakangan ada khabar bahwa di USA dan Philipina sudah mulai terindikasi adanya yang menunjukkan gejala Ebola.

Menurut WHO, Ebola pertama kali ditemukan di pedesaan Afrika tengah dan Afrika barat, kasus pertama ditemukan di Republik Congo pada tahun 1976 kemudian menyebar ke wilayah timur termasuk Sudan dan Uganda.

Peranan Budaya dalam penyebaran Ebola

Ebola menyebar melalui kontak tebuka dengan orang yang terinfeksi. Hal ini merupakan masalah bagi banyak negara di Afrika barat yang terjangkit, karena agama dan budaya dalam penanganan orang mati melibatkan kontak pisik. Pelukan merupakan hal yang lumrah dalam ritual ibadah di Liberia dan Sierra Leone dan sepanjang wilayah tersebut. Ritual penanganan jenazah meliputi memandikan, menyentuh dan mencium. Para pemuka masyarakat biasanya yang bertugas memandikan dan kegiatan menyiapkan jenazah termasuk mengepang rambut untuk wanita dan mencukur kepala bagai bagi laki-laki.

Seseorang yang meninggal karena ebola memiliki kandungan virus yang sangat tinggi pada tubuhnya, pendarahan merupakan gejala umum menjelang kematian korban. Siapapun yang menangani jenazahnya dan melakukan kontak terbuka dengan darah atau cairan tubuh korban memiliki resiko yang sangat besar untuk tertular. MSF (Medicine San Frontier) – sebuah LSM internasional yang bergerak dalam bidang kesehatan sudah mencoba menyadarkan masyarakat Afrika akan resiko penularan saat penanganan jenazah, tapi pesan tersebut kurang mendapat perhatian.

Hal apa saja yang harus kita lakukan guna menghindarinya?

Hindari kontak langsung dengan pasien Ebola terutama cairan tubuhnya, sesuai saran WHO, Jangan menyentuh apapun termasuk pisau cukur atau berbagi handuk yang mungkin sudah terkontaminasi. Yang merawat harus menggunakan sarana pelindung dari kontak langsung seperti sarung tangan dan masker dan mencuci tangan secara teratur. WHO juga memperingatkan untuk menghindari kontak dengan binatang yang terinfeksi apalagi memakan dagingnya, mengingat daging kalelawar pohon merupakan makanan lezat yang banyak dikonsumsi di daerah dimana penyakit ini mula-mula menyebar. Tingkat kematian dari penyakit ini mencapai angka 50 sampai 60% dari total masyarakat yang terjangkit.

*dari berbagai sumber

Iklan

Terima kasih sudah memberi komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s