Write ON

“Write On” Itu yang kubaca di wall ku suatu hari di awal Muharram dari seorang teman yang entah berasal dari negri antah berantah.

Nyatanya kalimat pendek itu begitu meng-inspirasi, ribuan watt jauh lebih kuat dari kata-kata motivasi yang sering kubaca bahkan kuulang-ulang di depan cermin, rasanya dengan muka menyakinkan walau mungkin lebih mirip engkoh2 toko bangunan yg kebelet buang hajat karena nahan buang air besar.

Semoga saja cermin retak di kamar mandiku tidak lantas pecah karena tergelak-gelak menahan geli. Yang jelas, aku juga jadi termotivasi ustadz Asep yang rajin ceramah di mesjid komplek bahwa Muharram adalah bulan hijrah.

Kerennya sih, aq pengen hijrah dari penulis (baca penggemar nulis doang) yang sering mandeg entah karena malas, sibuk atau mungkin ikut-ikutan penulis keren yang sering kena syndrom “writer block”.

Ternyata memang teman itu masih teramat sangat di perlukan, sering kata-kata motivasi sampai tulisan-tulisan besar di dinding kamarku bahkan sampai ikut keren2an pake self hypnosis pun gak mempan dan kalah sakti dengan tulisan pendek seorang teman “Write ON, Burhan !!!!!”

Iklan

Terima kasih sudah memberi komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s