Kencan panas mertua dan menantu berawal dari Internet.

lovacle-comIni kencan gagal dan mungkin pengalaman buruk tak terlupakan seumur hidup yang dialami oleh seorang ABG TUA 57 tahun bernama Wang Pai yang berasal dari kota Muling di China. Cerita berawal saat Wang Pai bertemu seorang wanita muda – Lily yang berusia 28 tahun melalui kencan online lewat internet. Merasa saling menemukan kecocokan dua insan yang dimabuk asmara ini sepakat untuk melakukan ‘Kencan panas’ di sebuah hotel di China.

Kekacaun terjadi saat mereka bertemu dan……. pastinya, malu banget saat Lily menyadari bahwa pria yang dikencaninya di internet ternyata mertuanya sendiri. Cerita tidak berakhir disini, malah bertambah buruk saat Wang Jai – anak sang kakek, diam-diam membaca email dari laptop istrinya dan mengikutinya ke hotel.  Berharap menangkap basah perbuatan nakal istrinya, malah mendapati ayah dan istrinya di hotel tersebut.

Sudah pasti keduanya menggunakan identitas palsu saat pertama berkenalan di internet sampai memutuskan untuk bertemu muka. Wang pai menggunakan nama dan photo gagah temannya yang anggota militer, sedangkan Lily memakai foto lain dengan  nama palsu Ming chen selama mereka terlibat kencan online.

Wang pai mengaku sangat terkejut saat mereka berdua bertemu di hotel, “Saat membuka pintu kamar hotel, saya kaget setengah mati mendapati menantu perempuan saya”, ungkap Wang Pai. “Dia berbalik arah dan berlari, sialnya lagi malah bertemu Wang Jai – suaminya yang tidak lain anak saya sendiri yang memang sudah mengikuti jejaknya”. Lily harus menebus kenakalannya dengan kehilangan dua gigi karena pukulan suaminya, sedangkan si kakek genit seperti dilaporkan Daily mail harus dilarikan ke rumah sakit karena luka serius di kepala.

Tidak ada keterangan lebih lanjut dari ABG tua ini, apakah dia masih mau melanjutkan hoby kencan onlinenya apa tidak.

Picture credit to lovacle.com

Iklan

Satu pemikiran pada “Kencan panas mertua dan menantu berawal dari Internet.

  1. Ping balik: Sosial Media dalam Kehidupan Kita | BePlus Blog

Terima kasih sudah memberi komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s